Senin, 18 Januari 2010

ART of MACRO

Makro Fotografi merupakan salah satu aliran dalam dunia fotografi , banyak yang mengatakan bahwa fotografi makro adalah bagian yang termudah dalam aliran fotografi itu sendiri , bahkan ada beberapa teman saya yang mengatakan bahwa foto makro dapat dikerjakan oleh anak kecil sekalipun asal mereka diberikan fasiltas yang memadai , hal ini berbeda jika melakukan pemotretan untuk jenis Human Interest , Landscape , Modelling dsb. Pokoknya ,makro tidak mempunyai nilai apa-apa.

Benarkah demikian ? , jawabannya adalah benar sekali..., tetapi tidak hanya makro , landscape , portrait , human interest dsb juga dapat dilakukan anak kecil sekalipun asal mereka juga diberi kamera....., mengenai hasil??. Nah disinilah faktor yang membedakan..HASIL !.



Dunia Fotografi adalah dunia Seni ( ART )..jadi semuanya akan kembali kepada essensi dan filosofi fotografi yaitu " menghasilkan karya seni".
Semua orang dapat melakukan pemotretan apalagi untuk era saat ini dimana fotografi semakin mudah dilakukan dengan banyaknya pilihan kamera digital mulai jenis Point Shot ( Pocket ) ,Prosumer hingga DSLR, Semua Orang Bisa...., tetapi apakah menghasilkan suatu karya seni ?, belum tentu ..., apakah menghasilkan hasil dokumentasi ?...jawabannya adalah Ya,betul sekali.

Jadi disinilah letak permasalahannya , apakah hasil jepretan kita sekedar untuk dokumentasi atau untuk karya seni atau kedua-duanya , kita sendiri yang menentukan..



Begitu pula dengan Makro fotografi .., jika sekedar jepret closeup / jarak dekat untuk objek yang kecil dengan skala perbandingan pembesaran 1:1 atau lebih maka semua orang pasti bisa melakukannya , seperti yang dilakukan oleh salah seorang teman , asal bisa jepret jarak dekat benda-benda kecil dan terlihat jelas maka dapat dikatakan foto makro berhasil dilakukan dan menurut teman saya tsb makro foto tidak diperlukan estetika fotografi seperti :
1. Konsep
2. Komposisi
3. View Angle
4. Lighting

" Just Focus...Klik..done ..No one after look it given an apprasial"

Apakah demikian ?, hal yang sama akan terjadi terhadap foto Landscape,human dll apabila hanya sekedar "Just click".

Jadi sebenarnya Makro fotografi pun tetap sama bernilainya dengan fotografi landscape,human nature dsb asal dilakukan dengan tujuan mempunyai nilai seni yang dapat dinikmati oleh orang yang melihatnya ( ada Point of Interest ).
Yang terpenting disini menurut hemat saya dalam foto makro adalah :
1.POI ( Point of Interest ) atau  objeknya.
2.Idea atau ide dan konsepnya
3.Composition atau komposisi objek dsb.
4.Value ,atau nilai dari foto tsb apakah untuk tujuan dokumenter , art atau komersial.

Semoga tulisan ini dapat memberikan gambaran mengenai "Art of Macro Photography " secara umum .

2 komentar:

  1. wah pengin aku bisa punya hasil jeperetan kamera sebagus gambar2 itu...gimana ya caranya...

    BalasHapus

Just a Macro Shot

Just a Macro Shot