Senin, 30 November 2009

Macro Photography






Saya telah menyenangi dunia fotografi sejak SMA , tetapi tidak pernah kesampaian untuk mengembangkan diri karena faktor biaya (dulu harga kamera SLR mahal dan biaya cetaknya pun mahal , oleh karena itu keinginan tsb akhirnya terpendam begitu saja.
Dengan kemajuan teknologi , mulai muncul teknologi Digital Camera sehingga banyak hal yang dapat dilakukan oleh teknologi ini , "jeprat-jepret " berapa kali pun gak masalah karena bisa diedit , dihapus , dsb tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Ok , itu cerita awalnya, dan konsep foto saya dari dulu ingin kearah foto CloseUp , Makro dan Art , saya kurang tertarik dengan konsep foto Landscape , Portrait dan teman-temannya tetapi bukan berarti saya tidak mau melakukan dan mencoba foto-foto landscape atau portrait ,hanya karena "Chemistry" yang muncul dari dalam hati di aliran Makro maka ditekunilah dunia makro.

Mengapa MAKRO
Sebelum berbicara ke dalam bidang makro itu sendiri , ada baiknya saya sampaikan beberapa bidang fotografi (Menurut saya ):
1. Landscape , foto pemandangan , Wide view
2. Portrait , foto human kind , object , telephoto
3. CloseUp , foto jarak dekat sehingga mampu menghasilkan gambar dengan detail objek lebih jelas dibandingkan portrait. Biasanya mempunyai perbandingan 1:2 , 1:3.
4.Jurnalistik/Komunikasi , merupakan gabungan antara Portrait dan Closeup digabungkan dengan Media Komunikasi art sehingga mampu menyajikan sebuah gambar yang komunikatif.
5. Makro , foto closeup dan mampu menghasilkan gambar lebih detail dibandingkan foto CloseUp dan disertai dengan pembesaran 1:1 , 2:1 , 3:1 dsb.
Tentunya didalam bidang-bidang tersebut ada beberapa sub bidang lain yang disertai dengan teknik-teknik khusus seperti Freezing , Wedding , Sport , B/W foto , Art Model , IR foto dsb..

WHY MAKRO? , hal ini lebih karena hati yang berbicara , karena didalam fotografi makro banyak hal yang didapatkan seperti a.l :
a. Kesabaran
b. Ketelatenan
c. Keindahan dunia Mikro
d. Pengagungan karya Ciptaan Tuhan
e. Komunikasi visual

That's it , kenapa saya memilih Makro Forografi sebagai bidang yang saya tekuni untuk dipelajari lebih dalam.
Tapi banyak kritikan yang ditujuhkan kepada saya mengenai ketertarikan di bidang Makro seperti :
- Foto-foto Makro , biaya gedhe tapi "hasil duit"nya tidak ada.
- Foto-foto Makro kurang bisa dinikmati oleh kalangan orang banyak sehingga kembali lagi..tidak bisa menghasilkan "uang".

Itu semua hanya pendapat , yang bisa salah dan bisa benar, tergantung bagaimana kita menyikapinya sesuai dengan kata hati dan "Chemistry" kita terhadap dunia fotografi.

Salam Jepret dan Salam Makro .. GOd Bless U!!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Just a Macro Shot

Just a Macro Shot