Senin, 30 November 2009

Perlengkapan Perang

Dalam melakukan foto makro ada beberapa item yang memang harus disiapkan khusus sebagai penunjang capture mikro objek.
Standar perlengkapan yang dibutuhkan adalah :
1. Kamera Point Shoot /Prosumer/DSLR yang mendukung Makro shot
2. Makro Lens
3. Extension tube
4. Filter lens
5. Teleconverter
6. Reverse lens
7. Tripod/monopod
8. Difuser Flash



Jika melihat daftar diatas..waooohhh...foto makro ternyata mahal ya... , harga item2 diatas tidak murah bahkan lebih mahak dari harga kamera digital point shot itu sendiri. Harga Lensa Makro berkisar diharga Rp.2.750.000 - Rp. 7.500.000 belum termasuk harga Extension tube , Filter lens fo macro seperti Raynox 250 ( 900rb - 1.200.000,00 )..woh ..keren..:-D
Tapi saya orangnya mempunyai prinsip ekonomis umum yaitu murah tetapi hasil bagus dan tidak murahan , maka dari itu dengan bantuan dan info dari teman teman .."master-master Makro " , timbul ide untuk membuat sendiri kelengkapan tersebut secara DIY ( Do It Yourself ). Jadi jika tertarik dengan foto makro jangan patah semangat karena harga kelengkapannya yang mahal , munculkan ide2 kreatif untuk dapat menunjang hasil foto makro kita.
Berikut kelengkapan DIY yang saya buat untuk foto-foto makro koleksi saya:
1. Lensa LUP +5 ukuran 55mm , saya beli dengan harga Rp.5.000,00/bh dan saya pakai 2 LUP ,saya dobel sehingga mendapat pembesaran +10 ( ttp karena kualitas lensa yang murah tsb belum tentu menghasilkan pembesaran 10x ).
2. Reverse lens , punya saya dari Lensa kamera SLR lama YASHICA FX-3  42-75mm F3.5
3. Difuser dari tempat Film 33mm wara putih susu
4. Mini Tripod 4" yang saya modifkasi mejadi Monopod dengan memakai pipa paralon 3/4 dim.
5. Lampu belajar atau bisa juga Ring Light yang dilekatkan di ujung lensa bagian depan.



Dari hasil modifikasi tersebut saya hanya menghabiskan biaya sekitar Rp.100.000,00 aja , tetapi sudah dapat meghasilkan foto-foto yang ada meskipun menurut beberapa rekan ada yang masih kurang sempurna ..but it's oke..the show must go on...makro shot must go on....

Jangan pernah berpikir bahwa tidak ada yang tidak bisa dilakukan , tetapi berpikirlah bahwa selama kita bisa berpikir maka pasti akan muncul ide-ide yang kreatif..
Macro Art

The Fly Mistery






Semua ini tentang bentuk dan fisik seekor lalat yang kadang bagi kit adalahMenjijikan , tetapi kalau kita mau mengambil waktu 5 menit saja untuk melihat detail dari fisik seekor lalat , ternyata terdapat keindahan2 yang membuat kita melupakan rasa jijik tsb. Tuhan menciptakan segala sesuatunya Indah , inilah kebesaran Tuhan yang mampu menciptakan keindahan dengan sangat detail.

Macro Photography






Saya telah menyenangi dunia fotografi sejak SMA , tetapi tidak pernah kesampaian untuk mengembangkan diri karena faktor biaya (dulu harga kamera SLR mahal dan biaya cetaknya pun mahal , oleh karena itu keinginan tsb akhirnya terpendam begitu saja.
Dengan kemajuan teknologi , mulai muncul teknologi Digital Camera sehingga banyak hal yang dapat dilakukan oleh teknologi ini , "jeprat-jepret " berapa kali pun gak masalah karena bisa diedit , dihapus , dsb tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Ok , itu cerita awalnya, dan konsep foto saya dari dulu ingin kearah foto CloseUp , Makro dan Art , saya kurang tertarik dengan konsep foto Landscape , Portrait dan teman-temannya tetapi bukan berarti saya tidak mau melakukan dan mencoba foto-foto landscape atau portrait ,hanya karena "Chemistry" yang muncul dari dalam hati di aliran Makro maka ditekunilah dunia makro.

Mengapa MAKRO
Sebelum berbicara ke dalam bidang makro itu sendiri , ada baiknya saya sampaikan beberapa bidang fotografi (Menurut saya ):
1. Landscape , foto pemandangan , Wide view
2. Portrait , foto human kind , object , telephoto
3. CloseUp , foto jarak dekat sehingga mampu menghasilkan gambar dengan detail objek lebih jelas dibandingkan portrait. Biasanya mempunyai perbandingan 1:2 , 1:3.
4.Jurnalistik/Komunikasi , merupakan gabungan antara Portrait dan Closeup digabungkan dengan Media Komunikasi art sehingga mampu menyajikan sebuah gambar yang komunikatif.
5. Makro , foto closeup dan mampu menghasilkan gambar lebih detail dibandingkan foto CloseUp dan disertai dengan pembesaran 1:1 , 2:1 , 3:1 dsb.
Tentunya didalam bidang-bidang tersebut ada beberapa sub bidang lain yang disertai dengan teknik-teknik khusus seperti Freezing , Wedding , Sport , B/W foto , Art Model , IR foto dsb..

WHY MAKRO? , hal ini lebih karena hati yang berbicara , karena didalam fotografi makro banyak hal yang didapatkan seperti a.l :
a. Kesabaran
b. Ketelatenan
c. Keindahan dunia Mikro
d. Pengagungan karya Ciptaan Tuhan
e. Komunikasi visual

That's it , kenapa saya memilih Makro Forografi sebagai bidang yang saya tekuni untuk dipelajari lebih dalam.
Tapi banyak kritikan yang ditujuhkan kepada saya mengenai ketertarikan di bidang Makro seperti :
- Foto-foto Makro , biaya gedhe tapi "hasil duit"nya tidak ada.
- Foto-foto Makro kurang bisa dinikmati oleh kalangan orang banyak sehingga kembali lagi..tidak bisa menghasilkan "uang".

Itu semua hanya pendapat , yang bisa salah dan bisa benar, tergantung bagaimana kita menyikapinya sesuai dengan kata hati dan "Chemistry" kita terhadap dunia fotografi.

Salam Jepret dan Salam Makro .. GOd Bless U!!.

Just a Macro Shot

Just a Macro Shot